Blog Pertemuan Ke-3
Yaps gaissss mari belajar lagi💓
Hari ini kita belajar Integral Parsial😍😍
INTEGRAL PARSIAL
Integral Parsial adalah suatu cara untuk menaikan pangkat suatu bilangan dua perkalian fungsi yang berbeda sehingga fungsi bilangan tersebut dapat menaikan pangkatnya (diintegralkan). Integral parsial dihubungkan dengan fungsi bilangan (u) dan (dv) yang fungsi tersebut akan dikali dan diintegralkan sesuai dengan aturan rumus integral parsial.
Integral
Parsial memiliki cara khusus dimana dua bilangan fungsi dari (u) dan (dv) akan
dihitung untuk mencari penurunan pangkat dari (u) atau biasa disebut (du) dan
mencari kenaikan pangkat (dv) atau biasa disebut (v). Bilangan fungsi-fungsi
diatas memiliki hubungan yang sangat penting dalam integral parsial
Sering kali terdapat banyak pendapat yang menyatakan bahwa integral parsial hampir sama penyederhanaannya seperti integral subtitusi. Padahal dalam konsep penyederhanaan integral parsial lebih rumit dibandingkan integral subtitusi. Integral parsial menyederhanakan fungsi dengan pemilihan fungsi yang akan diturunkan dan yang akan diintegralkan untuk membuat fungsi-fungsi baru yang akan digunakan pada rumus integral parsial.
Rumus Integral Parsial
Integral parsial memiliki rumus umum seperti :
Dimana dalam rumus diatas kita harus memilih salah satu fungsi
(u) pada soal dan fungsi sisanya sebagai (dv). Saat mengerjakan integral
parsial, kita perlu memilih fungsi (u) yang tepat dengan syarat (u) diturunkan
hasil turunannya akan lebih sederhana dari (u) sendiri. Contoh-contohnya untuk
turunan dibawah ini :
1. F(x) = ln x → F(x)’ = 1/x
2. F(x) = x2 → F(x)’ = 2x
3. F(x) = e2x → F(x)’ = 2.e2x
Turunan (u) diatas akan digunakan dalam rumus integral
parsial ∫ u.dv = u.v - ∫ v.du . Dengan (u) sebagai F(x) dan (du) sebagai F(x)'.
Dan untuk fungsi (v) dan (dv) dalam soal kita memilih fungsi (dv) dengan syarat
(dv) diintegralkan sehingga membentuk (v). Contoh-contohnya untuk integral
dibawah ini :
1. ∫ 3x2 = (3/3).x3 → x3 + C
2. ∫ sin x = cos x + C
Setalah
menemukan turunan (u) menjadi (du) dan integral (dv) menjadi (v). Nilai akan
siap dimasukan ke dalam rumus integral parsial. Sebagai contoh perhatikan soal
contoh dibawah ini :
1. ∫ x2.(x + 3)2 = ∫ x2 . (x2 + 6x + 9)
Untuk (u) kita mengambil fungsi x2 dan (dv) adalah (x + 3)2
atau (x2 + 6x + 9) sehingga :
(u) = x2 → (du) = 2x
(dv) = (x+3)2 = (x2 + 6x + 9) → (v) = (1/3 x3 + 3x2 + 9x)
∫ u.dv = u.v - ∫ v.du
∫ x2.(x+3)2 = (x2). (1/3 x3 + 3x2 + 9x) - ∫ (1/3 x3 + 3x2 +
9x). (2x)
∫ x2.(x+3)2 = (1/3 x5 + x4 + 9x3) - ∫ (2/3 x4 + 6x3 + 18x2)
∫ x2.(x+3)2 = (1/3 x5 + x4 + 9x3) – (10/3 x5 + 3/2 x4 + 6x3)
∫ x2.(x+3)2 = (- 9/3 x5 – 3/2 x4 + 3x3)
Jadi integral parsial dari ∫ x2.(x+3)2 hasilnya (- 9/3 x5 –
3/2 x4 + 3x3).

Komentar
Posting Komentar